Berita Hangat :
Share

Black Death - Wabah Maut yang Nyaris Menghancurkan Eropa

Posted by Fauzan Ramadhani Thursday, September 11, 2014 0 Komentar
Bak roda yang selalu berputar, sejarah manusia juga terkadang berada diatas kadang pula dibawah, pada abad ke 14, kerajaan Majapahit prabu Hayam Wuruk sedang mencapai masa keemasannya, di Asia Tengah derap kuda kavaleri Mongol menghantui banyak negara, Ottoman Empire semakin jaya dan angkatan perangnya berkali kali menjajal kekuatan Eropa,dan di periode tersebutlah cerita ini terjadi. Ada yang mengatakan wabah maut ini dibawa oleh tikus dari kapal dagang yang terinfeksi, ada pula yang berpendapat kalau para pedagang Eropa yang pulang dari perjalanan jau.

Malaikat maut menyambangi tiap lorong dan rumah, yang kaya dan yang miskin tanpa pandang bulu diambilnya, dalam waktu tak sampai 5 tahun, nyaris separuh (ada yang mengatakan sepertiga, ada pula yang yakin 60%) penduduk Eropa meninggal, beberapa diantaranya dengan tubuh menghitam karena pendarahan dalam, karena itulah bencana wabah ini disebut

Black Death - Sang Kematian Hitam.


Kuburan massal Wabah Hitam ditemukan di jalur rel London
Sejumlah kerangka yang ditemukan di lokasi konstruksi jalur rel kereta api di London dipastikan sebagai korban Wabah Hitam atau wabah pes dari abad ke-14, berdasarkan uji forensik.

Geligi mereka mengandung DNA dari bakteri Yersinia pestis dan kuburan mereka diketahui berasal dari tahun 1348 hingga 1350, seperti dilaporkan wartawan BBC James Morgan.


Catatan mengatakan ribuan orang warga London meninggal dunia dan jenazah mereka dikubur di sebuah kuburan massal di luar kota London, tapi lokasi pastinya menjadi misteri.

Para ahli arkeologi kini meyakini kuburan itu berada di bawah Lapangan Charterhouse di dekat Barbican.

Mereka kini berencana memperlebar pencarian korban di sekitar lapangan dengan panduan pemindai radar bawah tanah yang telah menangkap sinyal adanya banyak kuburan.

Misteri enam abad

Arkeolog kepala Jay Carver mengatakan temuan itu memecahkan misteri berusia 660 tahun.

"Temuan ini adalah langkah besar yang penting dalam mendokumentasikan dan memahami pandemi paling mematikan di Eropa," kata dia.

"Penggalian lebih lanjut akan dilakukan untuk melihat apakah kami bisa menemukan kuburan massal yang lebih besar."

Antara 1347 dan 1351 wabah pes menyapu Eropa dan menewaskan jutaan jiwa. Di kemudian hari, wabah itu dikenal sebagai Wabah Hitam karena dibawa oleh tikus rumah berwarna hitam.

Pes tiba di daratan Inggris pada 1348 dan diduga menyapu 60% populasi pada saat itu. Di London, dua kuburan darurat digali di luar dinding kota. Satu di East Smithfield dan satu lagi di Farringdon.

The Black Death, Wabah Penyakit Terburuk Sepanjang Sejarah
Black Death mungkin bisa dikatakan sebagai wabah terburuk sepanjang sejarah. Bagaimana tidak, wabah mematikan ini telah mengurangi populasi Eropa hingga 60 %. Bahkan dikatakan pada saat itu, jenazah - jenazah korban keganasan Black Death bergelimpangan dimana - mana di benua Eropa. Bagaimana wabah ini dapat membuat teror yang begitu mencekam bagi masyarakat di dunia?


Black Death merupakan salah satu wabah penyakit paling mematikan sepanjang sejarah manusia. Wabah ini menyebar dengan cepat di benua Eropa pada tahun 1348 sampai 1350. Lalu, apakah penyakit yang menyebabkan epidemi seperti itu?

Wabah penyakit yang menyebabkan teror itu adalah wabah pes dan radang paru yang disebabkan oleh bakteri Yersinia Pestis. Wabah ini diduga menyebar pertama kali di Asia, tepatnya di daerah China pada tahun 1346. Bakteri yang terdapat pada tikus ini kemudian dibawa oleh kutu tikus, dan sialnya kutu ini merupakan parasit yang bisa hidup di tubuh manusia, sehingga jika manusia terjangkit oleh kutu ini, maka ia akan mengalami radang paru. Orang - orang yang sakit ini merupakan pedagang - pedagang yang akan kembali ke Eropa, jadi wabah ini telah menyebar di kapal, dan penyakit ini ditularkan melalui udara.

Beberapa kisah menceritakan jika di Crimea, suatu pusat perdagangan di China, diserbu oleh kelompok Mongol. Kelompok ini kemudian membuang jenazah yang terinfeksi penyakit ini ke tengah keramaian. Pedagang - pedagang dari Eropa yang terjangkit inilah yang membawa penyakit ke Eropa dan menimbulkan wabah terburuk.

Black death telah membuat populasi dunia berkurang dari sekitar 450 juta jiwa menjadi sekitar 350-375 juta jiwa pada tahun 1400. Eropa membutuhkan 150 tahun untuk memulihkan populasinya yang berkurang drastis itu.

Black Death dikategorikan menjadi tiga tipe wabah, ini karena selama wabah black death berlangsung, diteukan gejala - gejala yang berbeda. Wabah tersebut yaitu wabah pes, wabah infeksi paru - paru, dan wabah infeksi darah yang merupakan paling mematikan dari ketiga jenis wabah tersebut.

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, wabah ini disebabkan oleh bakteri Yersinia Pestis yang dibawwa oleh Tikus Hitam (Rattus rattus) dan menyebar oleh kutu yang hidup di tikus tersebut. Manusia yang telah terjangkit oleh Yersinia Pestis akan meninggal dalam waktu 3 sampai tujuh hari.

Menurut sejarawan, black death mulai menyebar di daratan China pada tahun 1346, penyakit ini pertama kali dibawa oleh para pedagang yang melakukan perjalanan pada tahun 1320-1330 hingga sampai di Crimea, pusat perdagangan di China saat itu. Dari Crimea, penyakit ini terus menyebar ke Eropa Barat hingga ke Afrika. Penyakit ini telah membunuh setidaknya 75 juta jiwa, Eropa sendiri kehilangan 25 - 50 juta jiwa penduduknya saat itu, dan memicu terjadinya krisis ekonomi. Karena banyaknya penduduk Eropa yang tewas, kelangkaan tenaga kerja terjadi di seluruh penjuru benua Eropa.

Pada awal abad ke-19, wabah ini mulai reda, namun ternyata muncul penyakit baru yang juga berasal dari Asia. Wabah yang disebut dengan Kolera Asia ini juga menyebar dengan cepat di benua Eropa selama abad 19 sampai dengan abad ke-20, namun penyakit ini tidak separah seperti apa yang disebabkan oleh black death.

Oh ya, wabah ini disebut dengan black death karena penyakit ini pada umumnya membuat warna kulit penderitanya berubah menjadi agak gelap, namun ada juga yang mengatakan jika nama black death diberikan karena penyakit ini dibawa oleh tikus hitam.

0 Tanggapan Untuk “Black Death - Wabah Maut yang Nyaris Menghancurkan Eropa ”

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak ...

Komentar Terbaru

Artikel Terbaru